Sabtu, 21 November 2015

Jihad usaha
1) Keridhoan Allah adalah segalanya. So, yang paling utama kita bangun adalah ketaqwaan kita dan persaudaraan kita, bukan usaha kita.
Itulah asas.

2) Usaha adalah lapangan tempat menerjemahkan ketaqwaan dan persaudaraan. So, kemajuan usaha harus merupakan efek dari ketaqwaan yang tinggi dan persaudaraan yang kokoh.
Itulah empire nilai.

3) Jangan sampai usaha kita maju sementara ketaqwaan dan persaudaraan kita mengalami kemunduran atau stagnan. Itulah kapitalisme.

4) Usaha ini atau usaha itu secara hakekat adalah milik Allah, secara ekonomi adalah milik owner dan secara perjuangan adalah milik kita semua.
Itulah islamisme.

5) Owner wajib membenahi usahanya se-ideal mungkin sesuai ajaran Allah dan Rosul-NYA. Semua teman2 wajib mendo'akan, mengawasi dan membantu owner dalam perjuangan mulia itu.
Itulah peradaban..

6) Lembaga usaha harus menjadi lembaga ibadah ….... harus menjadi perwujudan ajaran2 Islam …. harus dikelola dengan manajemen iman dan taqwa sehingga dapat mengakselarasi owner, manager dan seluruh karyawan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Orang yg Hebat tidak dihasilkan melalui kemudahan,kesenangan, dan kenyamanan.
Mereka dibentuk melalui kesukaran, dan air mata

Rabu, 07 Oktober 2015

MENGAPA BANYAK ORANG BANGGA MENEKAN HARGA PADA PEDAGANG KECIL ?                                          


Beberapa waktu lalu saya mengunjungi Pak Ujang (65 tahun), pemilik kios ikan kecil di bilangan Jakarta Pusat. 

Saya sering ke sana. Kiosnya sangat sederhana, berupa papan kecil seluas 2,5 x 4 meter.                                  
Beliau sudah lebih dari 30 tahun berjualan ikan di sana.                                               
Di sudut kanan toko terdapat sebuah tangga menuju lantai dua.                                                                                             
Lantai yang memiliki tinggi 1 m merupakan tempat tinggal Pak Ujang dan istri.

Tepat saat saya berkunjung, muncullah seorang pembeli yang menggunakan mobil mewah brand Jerman.

Awalnya Si Pembeli membeli makanan ikan seharga Rp 5.000,-                                                                                                               
Ia pun berusaha keras menawar. Akhirnya Pak Ujang sepakat menjual Rp 9.000,- per dua bungkus. 

Si Pembeli kemudian melihat ikan koi tiga warna berukuran sekitar 30 cm. Pak Ujang menjual dengan harga Rp. 40.000,- per ekor. Terjadilah tawar-menawar.

Si pembeli terus memaksa ingin memiliki ikan tersebut dengan harga Rp 25.000,-. Katanya, ikan begitu tidak layak dihargai Rp 40.000,-

Pak Ujang terlihat sangat keberatan menjual ikan tersebut di bawah Rp 35.000,-. Namun, saya sendiri menyaksikan betapa kerasnya si pembeli menawar dan memaksa.

Akhirnya Pak Ujang pun luluh dan menjual empat ekor dengan harga yang diinginkan pembeli. ”Ikan ini sudah hampir 1 bulan tidak laku,” Jawabnya setelah saya menanyakan alasannya menjual.

Si Pembeli kembali membeli tanaman air yang harusnya berharga Rp 5.000,- per buah. Begitu gigihnya mendapat 4 buah dengan uang Rp 10.000,-, sampai-sampai Si Pembeli memasukkan sendiri dua tanaman air tambahan ke plastik.                                            
Tidak berhenti sampai di sana, saat hendak membayar, dia pembeli kembali meminta dua ekor ikan kecil seharga Rp 5.000,- per ekor untuk mainan anaknya. Dan Pak Ujang akhirnya memberikan.

Saya merenung. Banyak orang sering sekali berhemat setiap keping rupiah dari si miskin. Mereka sering mengganggap harga barang dari seorang pedagang kecil atau pasar tradisional tidak pantas dan menawar serta puas karena bisa berhemat setidaknya Rp 500,-                                                                         
Kemudian mereka berjalan ke mall dan tidak bertanya kepantasan dari harga secangkir kopi Rp 60.000,- atau semangkok bakso Rp. 40.000,-                                        
Mereka bahkan membeli dengan bangga dan malu bila menawar. 

Mereka menawar dari tukang becak yang harus mengayuh sepeda dengan berat, tetapi tidak pernah memprotes argo taksi yang bergerak tak terkendali.

Setelah itu, mereka akan bicara tentang pengentasan kemiskinan.                                     
Mereka salahkan pemerintah atas data-data kemiskinan yang tidak pernah turun.                               
Padahal di balik itu, mereka mengeksploitasi Si Miskin. 

Mereka berusaha berhemat setiap keping rupiah dari Si Miskin yang bekerja lebih keras, lebih berat, dan panas untuk memberi makan keluarganya.                                  
Namun, mereka menghabiskan uang yang jauh lebih banyak di mall tanpa menanyakan kepantasannya.

Dan sadar ataupun tidak..  mereka mungkin adalah kita..

Selasa, 29 September 2015

Isilah titik-titik di bawah ini dan mohon dijawab dengan jujur di dalam hati kita masing-masing ...

1. Allah menciptakan tertawa dan .....
2. Allah itu mematikan dan .....
3. Allah menciptakan laki-laki dan .....
4. Allah memberikan kekayaan dan .....

Mayoritas kita tentu akan dengan mudah menjawab:
1. Menangis ...
2. Menghidupkan ...
3. Perempuan ...

Tapi bagaimana dengan no.4 ...? Apakah Kemiskinan ...?

Untuk mengetahui jawabannya, mari kita lihat rangkaian firman Allah dalam surat An-Najm ayat 43-45, dan 48, sebagai berikut:

ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﺿْﺤَﻚَ ﻭَﺃَﺑْﻜَﻰ

"dan Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis." (QS. An-Najm : 43).

ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﻣَﺎﺕَ ﻭَﺃَﺣْﻴَﺎ

"dan Dia-lah yang mematikan dan menghidupkan." (QS. An-Najm : 44).

ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﺰَّﻭْﺟَﻴْﻦِ ﺍﻟﺬَّﻛَﺮَ ﻭَﺍﻟْﺄُﻧﺜَﻰ

"dan Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan. " (QS. An-Najm : 45).

ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﻏْﻨَﻰ ﻭَﺃَﻗْﻨَﻰ

"dan Dia-lah yang memberikan kekayaan dan kecukupan." (QS. An-Najm : 48).

Ternyata jawaban kita benar hanya pada no. 1-3 ... sedang jawaban untuk no. 4 keliru.
Jawaban Allah Ta'ala dalam Al-Qur'an bukan Kemiskinan, tapi KECUKUPAN.

Subhanallah..
Sesungguhnya Allah Ta'ala hanya memberi Kekayaan dan Kecukupan kepada hamba-Nya.
Dan ternyata yang "menciptakan" Kemiskinan adalah diri kita sendiri.

Hal ini bisa karena ketidakadilan ekonomi, kemalasan, bisa juga
karena kemiskinan itu kita bentuk di dalam pola pikir kita sendiri.

Itulah hakikatnya, mengapa orang-orang yang senantiasa bersyukur; walaupun hidup pas-pasan ia akan tetap tersenyum dan merasa cukup, bukan merasa miskin.

Jadi, marilah kita bangun rasa keberlimpahan dan kecukupan didalam hati dan pikiran kita, berhenti mengeluh, berhenti mengatakan rejeki kecil, agar kita menjadi hamba-Nya yg selalu Bersyukur.

Selamat menjemput rejeki yang halal, biar semakin berkah..🙏

Senin, 28 September 2015

-Hidup adalah sebuah pilihan-

Diantara keluarga burung, Elang adalah jenis yang umurnya paling panjang.

Ia dapat mencapai usia 70 tahun. Tetapi untuk dapat mencapai usia ini, Elang harus mengambil keputusan yang sangat berat.

Pada usianya yang ke 40, cakarnya melemah sehingga tidak bisa mencengkeram mangsanya lagi.

Paruhnya yang tajam dan panjang menjadi bengkok dan tumpul.

Bulunya menjadi tebal dan menutupi dadanya sehingga Ia sulit terbang bebas.

Bagi sang ELANG hanya tersisa 2 pilihan: Memilih mati atau menjalani sebuah proses yang menyakitkan selama 150 hari.

Jika ia memilih Proses, maka sang ELANG harus terbang ke puncak gunung dan duduk diatas sarangnya.

Sang ELANG harus menunggu sampai paruh yang baru tumbuh dan cakarnya juga terbentuk kuat.

Sang ELANG harus merusak paruh lamanya agar bisa terlepas dan menumbuhkan paruh yang baru.

Segera sesudah cakar barunya terbentuk, sang ELANG mencabut bulu bulunya.

Sesudah masa 5 bulan berlalu, sang ELANG lahir kembali. Ia kini dapat melakukan lagi terbang perdananya dan hidup untuk 30 TAHUN LAGI.

Untuk dapat bertahan hidup, seringkali kita harus menempuh perubahan dan terkadang, sebuah PERUBAHAN BESAR.

Kita perlu rela membuang jauh jauh kenangan lama, kebiasaan lama dan tradisi lama.

Hanya dengan membebaskan diri dari kebiasaan lama, kita dapat unggul hari ini dan ke depan.

Hidup adalah PILIHAN.
Berat ataupun ringan, berubah atau Jalan ditempat, mengambil risiko atau menghindar, pada akhirnya kita sendirilah yang akan MEMILIH.
DO YOU BELIEVE ME ??

Alkisah, ada sepasang suami istri. Keduanya saling mencintai. Hanya saja sifat keduanya sangat bertolak belakang. Suami berjiwa sangat tenang, dalam keadaan yang sangat sulit sekalipun. Sedang si istri sangat temperamental, senang meluapkan emosi karena sebab-sebab yang remeh.

Pada suatu hari mereka berdua melakukan perjalanan laut dg sebuah kapal. Beberapa hari mereka berada di atas samudra. Tiba-tiba terjadi angin topan, kapal oleng digoncangkan oleh ombak yang menggulung-nggulung.

Sang istri tidak mampu lagi menahan dirinya. Dia berteriak-teriak tanpa tahu apa yang mesti dilakukannya. Dia segera menemui suaminya dengan harapan akan menemukan solusi bagaimana menyelamatkan diri dari kematian yang sedang mengintai.

Seluruh penumpang kapal tidak berbeda kondisinya dari sang istri. Tapi sang istri terkejut bukan main. Ia menemukan suaminya duduk tenang seperti kebiasaannya. Sang istri bertambah marah dan menuduh suaminya tidak punya perasaan dan kepedulian.

Sang suami memandang istrinya. Dan dengan wajah kering dan pandangan marah suami menghunuskan pisau ke dada istrinya. Lalu bertanya dengan suara tegas dan serius :

“Apakah kamu tidak takut dengan pisau ini?”

Dengan penuh keheranan sang istri menjawab : “Tentu saja tidak.”

Suami bertanya lagi : “Kenapa?”

Istri menjawab : ” Karena pisau itu dipegang oleh orang yang ku percayai dan aku cintai “.

Seketika sang suami tersenyum dan berkata pada istrinya : “Begitu juga aku. Ombak-ombak yang sedang mengamuk ini berada di tangan Dzat yang aku percayai dan yang ku cintai. Jadi kenapa aku harus takut? Bukankah Dia berkuasa atas segalanya?”

Saudaraku yang dirahmati Alloh...

Maka jika ombak kehidupan menyerangmu

Angin kencang dunia menjatuhkanmu

Janganlah takut

Janganlah khawatir

Karena semua yang ada di dunia ini berada dalam genggaman tanganNya

Dia mengetahui dirimu melebihi pengetahuanmu tentang dirimu sendiri.

Dia mengetahui segala yang terbuka dan tersembunyi.

Jika kamu mencintai dan percaya kepada Nya

Maka tidak perlu takut dan khawatir.

Karena dia tidak akan mendzalimi hamba-hambaNya.

Maka sibukkan dirimu dengan memupuk cinta dan kepercayaan kepadaNya

Berjuanglah untuk selalu berada di jalanNya

Dan saat itu, segala gelombang dan angin topan yang datang dalam kehidupanmu tidak akan membuatmu khawatir apalagi ketakutan.

Maka Berdo'alah

Ya hayyu ya qayyum , birahmatika astagitsu , ashlihli sya'ni kul lahu , wala takilni illa nafsi thorfata 'aini

Wahai Rabb yang maha hidup dan yang maha berdiri sendiri (tidak membutuhkan segala sesuatu),
dengan rahmatMu aku memohon pertolongan, perbaikilah segala urusanku , dan janganlah diserahkan padaku meskipun dalam sekejap mata (tanpa pertolongan dariMu)

Aamiin

والله أعلم بالصواب

Selamat beraktifitas sahabatku
✊DO YOU BELIEVE ME ??

Alkisah, ada sepasang suami istri. Keduanya saling mencintai. Hanya saja sifat keduanya sangat bertolak belakang. Suami berjiwa sangat tenang, dalam keadaan yang sangat sulit sekalipun. Sedang si istri sangat temperamental, senang meluapkan emosi karena sebab-sebab yang remeh.

Pada suatu hari mereka berdua melakukan perjalanan laut dg sebuah kapal. Beberapa hari mereka berada di atas samudra. Tiba-tiba terjadi angin topan, kapal oleng digoncangkan oleh ombak yang menggulung-nggulung.

Sang istri tidak mampu lagi menahan dirinya. Dia berteriak-teriak tanpa tahu apa yang mesti dilakukannya. Dia segera menemui suaminya dengan harapan akan menemukan solusi bagaimana menyelamatkan diri dari kematian yang sedang mengintai.

Seluruh penumpang kapal tidak berbeda kondisinya dari sang istri. Tapi sang istri terkejut bukan main. Ia menemukan suaminya duduk tenang seperti kebiasaannya. Sang istri bertambah marah dan menuduh suaminya tidak punya perasaan dan kepedulian.

Sang suami memandang istrinya. Dan dengan wajah kering dan pandangan marah suami menghunuskan pisau ke dada istrinya. Lalu bertanya dengan suara tegas dan serius :

“Apakah kamu tidak takut dengan pisau ini?”

Dengan penuh keheranan sang istri menjawab : “Tentu saja tidak.”

Suami bertanya lagi : “Kenapa?”

Istri menjawab : ” Karena pisau itu dipegang oleh orang yang ku percayai dan aku cintai “.

Seketika sang suami tersenyum dan berkata pada istrinya : “Begitu juga aku. Ombak-ombak yang sedang mengamuk ini berada di tangan Dzat yang aku percayai dan yang ku cintai. Jadi kenapa aku harus takut? Bukankah Dia berkuasa atas segalanya?”

Saudaraku yang dirahmati Alloh...

Maka jika ombak kehidupan menyerangmu

Angin kencang dunia menjatuhkanmu

Janganlah takut

Janganlah khawatir

Karena semua yang ada di dunia ini berada dalam genggaman tanganNya

Dia mengetahui dirimu melebihi pengetahuanmu tentang dirimu sendiri.

Dia mengetahui segala yang terbuka dan tersembunyi.

Jika kamu mencintai dan percaya kepada Nya

Maka tidak perlu takut dan khawatir.

Karena dia tidak akan mendzalimi hamba-hambaNya.

Maka sibukkan dirimu dengan memupuk cinta dan kepercayaan kepadaNya

Berjuanglah untuk selalu berada di jalanNya

Dan saat itu, segala gelombang dan angin topan yang datang dalam kehidupanmu tidak akan membuatmu khawatir apalagi ketakutan.

Maka Berdo'alah

Ya hayyu ya qayyum , birahmatika astagitsu , ashlihli sya'ni kul lahu , wala takilni illa nafsi thorfata 'aini

Wahai Rabb yang maha hidup dan yang maha berdiri sendiri (tidak membutuhkan segala sesuatu),
dengan rahmatMu aku memohon pertolongan, perbaikilah segala urusanku , dan janganlah diserahkan padaku meskipun dalam sekejap mata (tanpa pertolongan dariMu)

Aamiin

والله أعلم بالصواب

Selamat beraktifitas saudaraku
M A T E M A T I K A

1) Mengapa PLUS dikali PLUS hasilnya PLUS?

2) Mengapa MINUS dikali PLUS atau sebaliknya PLUS dikali MINUS hasilnya MINUS?

3) Mengapa MINUS dikali MINUS hasilnya PLUS?

Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH

1. Mengatakan BENAR thd sesuatu hal yang BENAR adalah suatu tindakan yang BENAR.

Rumus
+ x + = +

2. Mengatakan BENAR thd sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH thd sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH.

Rumus matematikanya:
+ x – = -
– x + = -

3. Mengatakan SALAH thd sesuatu yg SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR.

Rumus matematikanya:
– x – = +

Pelajaran matematika ternyata sarat makna. Kebenarannya pasti,  yg bisa kita ambil sebagai Pelajaran Hidup.
         
Untuk matematika pembagian, adalah sbb:
1 ÷ 1 = 1
1 ÷ 2 = 1/2
1 ÷ 10 = 1/10
1 ÷ 100 = 1/100
Sedangkan 1 ÷ 0 = ~ ( tak terhingga).

Maknanya adalah:
- Kalau kita melakukan perbuatan baik, seperti sedekah misalnya, kemudian kita mengharapkan balasan atas perbuatan itu, maka semakin kita banyak berharap hasilnya akan semakin kecil (1/100 dst).

Tetapi ketika kita melakukannya dengan Ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu imbalan apa pun atau 1 ÷ 0, maka hasilnya akan "Tak Terhingga" yang artinya Allah akan memberikan balasan atas keikhlasan kita dengan balasan yang tak terhingga (Penuh berkah)

✔ Tatkala engkau memperbaiki niatmu, saat itulah Allah memperbaiki keadaanmu

✔ Ketika engkau menginginkan kebaikan untuk orang lain, maka kebaikan itu datang kepadamu dari arah yang tidak engkau kira atau engkau duga duga

✔ Di saat kita hidup untuk membuat orang lain bahagia, Allah menjadikan orang lain membahagiakan kita

✔ Maka carilah selalu celah untuk "memberi", bukan "mengambil"

✔ Setiap kali engkau memberi maka di saat itulah engkau diberi (oleh Allah) tanpa engkau meminta.

Kamis, 24 September 2015

Alkisah dulu ada seorang Jomblo, namanya Bill. Karena jomblo dan ga ada kerjaan dia bikin bisnis, dia kasih nama Microsoft. Bisnisnya sistem operasi untuk komputer. Ternyata bisnisnya booming dan ia jadi orang paling kaya didunia.

Ga berapa lama ada 2 org sahabat Larry sama Serge, karena sama2 Jomblo, kepinteran, dan ga ada kerjaan, mereka sering iseng mencari2 file, karena susah nyarinya, mereka bikin mesin pencari sambil jadi bisnis, namanya Google. Sama meledak juga, dan sempat menjadi merek no. 2 paling berharga didunia (dibawah Coca Cola saat itu.)

Keduanya sangat sukses dan ga pernah bersinggungan, satu bisnis sistem operasi (OS), yang satu lagi bisnis mesin pencari. Dunia tentram, bisnis lancar..

Tapi seuatu hari, Bill ngelirik bisnis tetangga, ternyata bisnis iklannya Google menguntungkan dan memutuskan bikin mesin pencari, namanya Bing. Serge dan Larry juga ngelirik sebelah dan bikin bisnis sistem operasi namanya Chrome OS dan Android.

Bill nitip bisnisnya ke Ballmer, CEO yang baru, eh doi malah bikin Windows Phone karena ngelirik Android.

Bisnis yang tadinya ga ada hubungannya kini bersaing keras. Sikut2an di kolam yang sama.

Sementara, nun jauh disana, ada Steve Jobs yang terus fokus, ga ngelirik tetangga, bikin bisnis namanya Apple.

Sekarang Apple menjadi Bisnis paling profitable dan merek paling bernilai di dunia. Ngambil status yang tadinya disandang sama Microsoft dan Google sekaligus. Padahal tadinya Microsoft dan Google (masing2) memiliki nilai merek yang jauh diatas Apple.

Padahal toh sampe sekarang, sumber penghasilan paling besarnya Google tetep iklan, jauh diatas Android dan bisnis lain mereka, dan sumber penghasilan terbesar Microsoft tetep Windows OS, jauh diatas Windows Phone apalagi Bing.

Pelajarannya: jangan kebanyakan ngelirik kesuksesan orang lain. Kadang kita sering terlalu fokus ke pencapaian orang atau kesuksesan kompetitor sampe lupa ke elemen paling penting dalam bisnis: konsumen..

Senin, 14 September 2015

Kesulitan itu tidak akan pernah hilang, mestinya kita berbahagia karenanya, sebab dengan kesulitan itu kita diberi sebuah kehormatan untuk memikirkan yang orang lain tidak diberi kesempatan itu. Diberi kesempatan untuk terbang lebih tinggi lagi.



Minggu, 13 September 2015

Sabtu, 12 September 2015

All about Debt
Yusdi Ghazali ketua Debt Free Center (DFC)

- Merasa megang uang besar, gaya hidup jadi berbeda. Kita tidak sadar bahwa uang itu berasal dari mana.
Ada yang omsetnya hingga 20 Milyar tapi ternyata uangnya tidak ada.
- Hutang adalah ilusi kekayaan. Apakah benar-benar kaya, pura-pura kaya atau terlihat kaya?

- Money is not ingredient of a business, it's a FUEL. Don't lead your business with your money, but your time and skill.

- Kapan kamu butuh uang besar untuk usahamu? Ketika kamu siap dan tepat untuk mematangkan.

- Perjalanan bisnis tidak langsung besar dan naik. Ada proses yg kita lalui. Analoginya anak" yg baru bisa berjalan langsung dikasih motor. Salah satu tolak ukur adalah LAPORAN KEUANGAN. Dr laporan keuangan apakah bisnismu untung dan uangnya ada?
Bukan hanya LAPORAN KEUANGAN tapi Laporan Keuangan yang BENAR. Sudahkah paham OCF, ICF, FCF? Ikuti financial literacy

- Bisnis kamu bisa hidup berasala dana dari mana. Apakah perputaran uangnya berasal dr keuntungan dan produktivitas usaha atau dana injeksi dr luar. Kita memegang uang setiap hari yg cukup besar merasa bisnis anda aman.

- Jenis Hutang:
Good Debt: Hutang yang bisa membiayai diri sendiri.
Bad Dent: Hutang yang harus meninggalkan bisnismu.

SOLUSI Menyelesaikan Hutang
How To Debt Free?
- Kondisi usaha saya apakah berada di lampu hijau, kuning atau merah. Itu bisa diketahui lewat LAPORAN KEUANGAN.
- Saya pernah mencari di google "Bagaimana menyelesaikan hutang". Muncul macam" banyak yg gk sesuai.

- 7 Harus 5 Jangan
1. Niat.
Apa itu niat?
Apakah Anda percaya bahwa hutang anda akan lunas? Tidak ada jalan buntu, yg ada adalah kehilangan keyakinan. Hutang adalah pilihan kita, maka hutang bukan takdir! Hal" yg bs kita pilih, itu ada pada pilihan pribadi masing". Akui kesalahan sendiri dan TOBAT.
Satu-satunya Ilmu yg bisa membawa kebahagiaan dunia dan akhirat adalah Islam. Sudahkah anda menjalani perintah  dan menjauhi larangannya.
 Seberapa cepat kita dapat melunasi hutang, ada pada keyakinan kita pada Islam. Senjatanya do'a, namun ada syarat dan ketentuan berlaku JANGAN LUPA ITU. IMAN + STRATEGI.

2. FOKUS 80% Peluang.
- coba pegang dan angkat air mineral gelas, ringan? Coba pegang berjam-jam berat gak, pegel gak? Itulah hutang. Kita pikirkan setiap waktu jd terasa berat.
- saya punya banyak perusahan, saya pilah-pilih mana yg menghasilkan 30% penghasilan dan pembayaran cash. Saya fokus pada peluang itu dan termyata itu ADA.

- Ikuti rambu" kehidupan (Al-Quran & Hadits). Tugas kita berjalan dengan penuh optomisme dan penuh keyakinan.

3. Hadapi Kenyataan dan Cut OFF. Biasanya kita gak mau dibilang bangkrut. Udah tinggalin aja sumber hutang jangn menutup hutang dengan hutang. Remember bad debt.
Saya bilang sama Istri "Mah, jika kita memang harus pindah rumah bahkan harus pindah kamar mohon siap. Tapi saya janji 3 tahun ke depan hidup kita LEBIH BAIK dr hari ini". Itu azzam saya. Ajak keluarga untuk siap bisa satu frekuensi dan menghadapi kenyataan.
Buka QS. Al-Baqarah 275-279.
Dosa paling kecil dari riba seperti menzinahi Ibu kandung sebanyak 36 kali.

4. Bangun Disiplin, terapkan konsep Clear CUT!
- Yang membedakan bisnis adalah cara memainkan bisnis itu sendiri. Karakterlah yg dibangun. Apapun baik itu jadi pengusaha/karyawan karakter adalah nomor satu.
- Masalah jangan sampai menyentuh keluarga apalagi anak".
- Nomor 1 ngasih uang buat keluarga atau cicilan? Hayooo ngaku


5. Miliki Sikap Kesungguhan
- Apa yg kita yakini (shodaqoh), pikirkan(fokus 80%), lakukan (cerita siti hajar), ucapkan (ucapan vs tindakan)?

Kalau boleh mensyukuri satu hal dlm hidup saya adalah kejatuhan bisnis saya.

6. Segera BAYARKAN ketika bisa
7. Berbuat baik sebanyak-banyaknya.
Kebaikan akan menarik kebaikan yg lebih banyak. Menolong orang tdk bs menunggu sukses. Menutup kesalahan lalu mempersiapkan yg terbaik.

5 Jangan dilakukan:
1. Jangan pernah asal janji. Biasanya didatangi debt kolektor kita ngasih janji, JANGAN!
2. Hindari dgn unsur PIDANA (mengekuarkan GIRO dan cheque mundur)
3. Jangan pernah berhutang untuk bayar BUNGA. Biasanya ini pada kondisi panic financial.
4. Ketahui HAK anda, jgn cari cara utk tdk bayar HUTANG. Contoh kredit di bank syariah pasal 5 deh.
5. Jangan pernah tergoda untuk minta SEDEKAH.

Yakin bahwa Allah satu-satunya penolong.
- Udah tahu dosa tinggalin!

Depok, 13 Sepetember 2015.